Daftar Merk HP Indonesia Yang Kurang Laku di Pasaran

Berita Terbaru Teknologi – Perkembangan jaman saat ini mendorong semua orang menggunakan smartphone sebagai alat bantu untuk aktifitas sehari-hari. Berbagai macam kegiatan dan aktifitas bisa terbantu oleh karena adanya alat ini. Berbicara mengenai smartphone semua orang pasti akan menyebutkan merk Samsung, Apple, Xiaomi, Vivo dan masih banyak lagi. Memang bukan tanpa alasan kenapa 4 merk tersebut sering disebut.

Daftar Merk HP Indonesia Yang Kurang Laku di Pasaran

Mereka sudah mendominasi pasar smartphone dunia terutama di indonesia. Fakta mengejutkannya lagi, merk-merk tersebut telah membanting mundur para kompetitornya yang asli buatan indonesia sendiri. Padahal untuk masalah spesifikasi smartphone buatan indonesia juga tidak kalah jauh dari beberapa merk ternama tersebut. Berikut kami berikan daftar Merk HP Indonesia yang kurang laku di pasaran.

  1. Advan

Meski harganya murah, merek HP lokal ini tidak ketinggalan dengan fitur-fiturnya seperti ponsel lain pada umumnya. Pertama kali didirikan di Jakarta pada tahun 2007, Advan juga memproduksi barang elektronik lain selain smartphone seperti ponsel 2G dan tablet. Spesifikasi HP Advan juga tidak kalah, padahal dengan harga yang terjangkau lho. Ponsel Advan terlaris termasuk Advan G1, Advan i5, dan tablet T3H.

  1. Evercoss

Tak kalah dengan merk HP luar negeri, Evercoss juga cukup hadir di pasar Indonesia. Dikenal dengan harganya yang murah, namun tetap berkualitas, tak heran jika ponsel ini menjadi incaran. Perusahaan yang berdiri sejak 2008 di Jakarta ini telah banyak memproduksi ponsel, tablet, dan smartphone untuk kelas menengah ke bawah. Produk smartphone terkenalnya termasuk Evercoss Winter Series dan Evercoss Elevate Series. Perlu Anda ketahui, meski smartphone ini diproduksi di Indonesia, komponennya menggunakan produk China dan Jerman, lho.

  1. Polytron

Merek Polytron memang sudah tidak asing lagi dengan dunia elektronik. Namun, sebagian orang mungkin tidak mengetahui bahwa perusahaan ini sebenarnya berasal dari Indonesia. Berdiri di Kudus pada tanggal 18 Mei 1975, Polytron tidak hanya fokus pada pembuatan smartphone saja, melainkan berbagai barang elektronik lainnya, seperti lemari es, AC, speaker, dan lain-lain. Sama seperti Advan, Polytron menjual smartphone-nya dengan harga bersahabat. Namun dengan spesifikasi yang cukup memadai.

  1. Mito Mobile

Siapa bilang smartphone harus mahal? Buktinya, Mito Mobile mampu memasarkan smartphone di kisaran Rp. 1 juta dengan fitur yang cukup lengkap pada masanya. Padahal, Mito pernah masuk dalam 3 besar vendor ponsel lokal di Indonesia lho. Kualitasnya tidak bisa dibandingkan dengan merek global yang selama ini terkenal. Namun produk Mito memang laris pada masanya.

  1. Digicoop

Digicoop merupakan bukti prestasi anak bangsa yang mampu bersaing dengan merek HP global lainnya. Ponsel besutan tim Institut Teknologi Bandung (ITB) ini diklaim telah memenuhi TKDN (level kandungan dalam negeri) sesuai rekomendasi Kementerian Perindustrian. Dengan hanya Rp. 1.2 Jutaan, Anda sudah bisa menikmati konektivitas 4G dengan RAM 1GB, ROM 8GB, kamera 5MP dan 2MP, serta baterai 1.800 mAH milik ponsel Digicoop. Sangat cocok untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut survei yang dilakukan banyak orang kurang tertarik dengan smartphone dalam negeri karena build qualitinya kurang bagus. Selain itu hardware yang digunakan juga lebih mudah rusak. Mungkin ini menjadi salah satu PR besar untuk para pabrikan smartphone Indonesia jika ingin produknya bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional. Untuk harga sendiri mereka mengatakan memang smartphone Indonesia harganya jauh lebih murah dan terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *